Berdasarkan informasi dihimpun Zaenal, hingga kini berbagai survei memposisikan tiga nama kuat calon pendamping Anies Baswedan. Yakni, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, kemudian Eks Gubernur Jawa Barat yang juga kader PKS Ahmad Heryawan alias Aher, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher, serta Gubernur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang tercatat sebagai salah satu deklarator ormas NasDem.
Zaenal bilang mengenai masing-masing parpol punya usulan, itu cukup dibicarakan pada internal koalisi perubahan, tanpa dimunculkan ke publik. “Itu sah-sah saja. Seharusnya lobi-lobi di panggung belakang saja,” katanya.
Karenanya, Zaenal bilang, Anies Baswedan punya peran penting dalam meredam kegaduhan internal ini.
Keputusan Anies Baswedan menetapkan cawapres dinilainya merupakan solusi sederhana memenangkan semua pihak.
“Anies Baswedan di sini bisa menunjukkan peran pentingnya. Agar NasDem, Demokrat, dan PKS tidak saling berseberangan soal Cawapres,” imbuhnya.
“Pilih salahsatu yang diajukan dari masing-masing anggota koalisi perubahan untuk menyelesaikan berbagai polemik,” pungkasnya. (*)RED

Selengkapnya
KABAR GEMBIRA! THR Pensiunan PNS Cair, Catat Tanggalnya
Kuota Haji Lampung Bertambah 284 Orang, Total Jadi 7.253 Jemaah
Momen Prabowo Subianto Kenakan Topi Adat Dayak, Disambut Ribuan Orang