TUBABA,PUWAREPOS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Ir. Hi. Novriwan Jaya, menekankan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang beragama Islam, wajib membayar Zakat, Infaq, dan Shodaqoh sesuai ketentuan.
Penegasan ini diungkapkan Sekda Tubaba, Novriwan Jaya, pada acara sosialisasi pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat di Ruang Rapat Bupati, Kamis (16/03/2023). Sosialisasi ini dihadiri Ketua Baznas Provinsi, Ketua Baznas Tubaba, para perwakilan masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan lainnya.
“Pemberian Zakat, Infaq dan Shodaqoh merupakan satu diantara kewajiban kita dan ini sangat penting, karena kita semua akan mati dan akan diminta pertanggungjawaban oleh yang maha kuasa. Oleh karena itu, pada saat kita mengaji jangan hanya sekedar membaca Al Qur’an nya saja, tapi kita harus memahami dari isinya juga,”kata Novriwan.
Dirinya menegaskan, bagi seluruh ASN eselon II diwajibkan membayar dengan cara langsung memotong gaji sebesar 2,5 Persen. Sementara eselon III diwajibkan membayar Infaq atau Shodaqoh sebesar Rp50.000 perbulan dari gaji.
“Cara tersebut dilakukan agar jangan memberatkan kita. Siapa lagi yang akan menghidupkan Zakat ini zelain kita umat muslim,” ujarnya.
Menurutnya, kebahagiaan terbesar umat muslim adalah pada saat kita mampu bersedekah, begitu pentingnya Zakat Mal ini dan ini wajib, karena suatu saat akan di hisab.
Sementara itu, menurut Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto. Bahwa Zakat, Infaq dan Shodaqoh merupakan kewajiban seluruh umat baginda Rasulullah Nabi Muhammad S.A.W. bagi yang sudah mampu.
“Untuk diketahui, berdasar perhitungan-perhitungan yang ada, Tahun 2023 ini kita memiliki target dari Pusat untuk penerimaan Zakat dapat mencapai Rp9 Miliar di Tubaba, yang mana Rp3 Miliar diantaranya masuk dalam Neraca pengelolaan Baznas yang didapat dari Zakat Profesi terutama ASN. Olehnya, saya berharap kita semua dapat meningkatkan kesadaran untuk membayar Zakat, Infaq, maupun Shodaqoh sebagai bentuk keimanan dan rasa kepedulian terhadap sesama,” imbuhnya. (*)

Selengkapnya
Lemah Pengawasan, Proyek Jalan Rp17 Miliar di Way Kanan Rusak Hanya Setahun Usai Dibangun
Temuan BPK RI! Proyek Jalan Rp 17 M Diduga Gagal Akibat Lemahnya Pengawasan PUPR Way Kanan
Warga Way Kanan Geger, Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka Lebam Diduga Korban Pembunuhan