Lagi, Dua Warga Bukitkemuning Diringkus, Polisi Sita Belasan Paket Sabu Siap Edar

LAMPURA,PUWAREPOS – Belum lama  penangkapan dua orang tersangka bandar Narkoba jenis sabu-sabu, kini petugas dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Utara (Lampura), kembali meringkus dua warga Kelurahan Bukitkemuning, yang diduga kuat merupakan bandar barang haram tersebut.

Penangkapan dipimpin langsung Kasatres Narkoba AKP Made Indra tersebut kembali meringkus bandar sabu-sabu berikut menyita barang bukti belasan paket sabu siap edar.

Kedua tersangka tersebut, masing-masing berinisial AS (22) warga Lk V dan RA (35) warga Lk II Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampura.

Baca Juga  Walikota Bandar Lampung Ingatkan Netralitas ASN Pada Pemilu Serentak 2024

Hal tersebut dikemukakan Kasat Narkoba AKP Made Indra mewakili Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail, saat dikonfirmasi Radarlampung.co.id, Jumat 23 Maret 2023.

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan informasi yang diterima dan hasil penyelidikan pihaknya, pertama menangkap terduga pelaku (AS) pada pukul 12.15 wib di depan SPBU Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Suka Menanti dengan barang bukti yang ada padanya berupa 1 (satu) paket klip bening berisi serbuk putih seberat 0,84 gr.

Hasil pengembangan, kata dia, selanjutnya pada pukul 12.30 wib petugas kembali menangkap tersangka lain yakni RA di rumah kediamannya di lingkungan II RT 002 Kecamatan Bukit Kemuning, dengan barang bukti 11 (sebelas) paket dengan bruto 3,31 gr, 5 (lima) buah plastik, klip bening, 1 (satu) kotak plastik warna biru dan 1 (satu) unit hend phone merk Samsung warna hitam.

Baca Juga  Diduga Pelaku Penipuan Modus Transfer dibekuk Polisi Way Kanan

“Mereka para terduga pelaku berikut barang bukti langsung kita bawa ke Mapolres Lampura dan hingga saat ini penyidik kita masih melakukan pemeriksaan dan mendalami jika memungkinkan ada pelaku lain,” imbuh AKP Made Indra.

Kasat AKP Made Indra menghimbau kepada masyarakat, guna mengajak warga untuk hentikan kebiasaan buruk bermain-main dengan Narkoba, tidak ada manfaatnya sama sekali, yang ada juga merugikan diri sendiri, keluarga dan anak-anak atau para generasi muda sebagai tunas bangsa. **

Baca Juga  Ngebut, Innova Tabrak Fuso di Tol Trans Sumatera