Polda Lampung Bongkar Kasus Perdagangan Orang

Atas laporan tersebut, petugas dari Subdit Renakta/PPA langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Ketika ditanya petugas, ke 24 orang perempuan itu menjawab ingin menjadi PMI di Timur Tengah,” kata Andri.

Setelah dilakukan penelusuran, polisi berupaya mengungkap patut diduga telah terjadi aktivitas pemberangkatan calon PMI ilegal atau non prosedural.

“Dugaan sementara karena Lampung hanya jadi tempat transit saja, untuk medical. Lalu para calon PMI itu dibawa ke wilayah Jawa maupun Jakarta sebelum diberangkatkan,” ucapnya.

Baca Juga  Tanggap Siaga! Gerak Cepat Pemkab Lampura Bantu Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan BP2MI terkait para perempuan yang diduga calon PMI non prosedural tersebut.**