“Mengingat bencana yang terjadi ini, kita harus terus memperhatikan aspek jangka panjang, seperti mitigasi risiko banjir, untuk melindungi masyarakat di masa depan,” jelasnya.
“Bantuan dan dukungan kita sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak. Bersama-sama, kita akan melalui masa sulit ini,” sambungnya.
Sementara itu, Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan mengatakan, tim Rescue Pos SAR Tanggamus juga turun langsung ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan dan evakuasi kepada warga yang terdampak.
Salah satunya di Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus.
“Personel tim Rescue Pos SAR Tanggamus turun ikut membantu proses evakuasi warga di Pekon Way Liwok. Tadi pagi banjir di pekon tersebut sudah berangsur surut,” kata Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan saat dihubungi pada Jumat (30/6) pagi.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah pekon dan masyarakat yang terdampak banjir di Tanggamus, Lampung.
Pihak BPBD Tanggamus masih fokus melakukan evaluasi terhadap warga yang terdampak bencana banjir tersebut, termasuk melakukan pembersihan material di Jalan Lintas Barat yang ikut terdampak akibat bencana banjir.
“Kami lagi fokus pembersihan sedimen di Jalan Lintas Barat,” kata Fungsional Pelaksana Penanggulangan Bencana BPBD Tanggamus.

Selengkapnya
Warga Way Kanan Geger, Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka Lebam Diduga Korban Pembunuhan
Buaya Pemangsa Warga Sri Purnomo Akhirnya Ditangkap, Panjang 4,5 Meter!
Lampung Resmi Larang Study Tour ke Luar Daerah, Sekolah yang Nekat Bakal Kena Sanksi