Dinas Pertanian Bandar Lampung Catat 300 Kasus Gigitan Hewan , Tiga Positif Rabies

BANDARLAMPUNG, PUWAREPOS.COM – Sepanjang tahun 2023, Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung mencatat ada 300 kasus gigitan hewan peliharaan. Tiga di antaranya positif rabies.

Hal itu diungkapkan Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kota  Bandar Lampung Muhammad Rifki.

Dia menyebut tiga kasus itu terjadi di daerah Labuhan Ratu, Tanjung Karang Barat dan Sukabumi, Bandar Lampung.

“Tahun ini ada 300 kasus gigitan, dengan tiga kasus positif rabies. Di Labuhan Ratu, Tanjung Karang Barat dan di Sukabumi,” Muhammad Rifki.

Baca Juga  Ditreskrimsus Polda Lampung Ungkap Penebangan Kayu Ilegal di Natar

Karena temuan itu pihaknya langsung melakukan vaksinasi massal di tiga tempat tersebut dengan jenis hewan yang terkena rabies adalah kucing.

“Makanya vaksinasi kita lakukan di tempat-tempat itu mereka adalah hewan kucing. Tanda-tandanya, dia sakit lalu menggigit. Tidak lama gigit, dia mati. Maka kita uji lab dan terkonfirmasi virus itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rifki menjelaskan jika pihaknya telah melakukan pendistribusian vaksin rabies di Kota Tapis berseri sebayak 500 vaksin dari alokasi 700 vaksin.

“Hampir 400-500. Terakhir Agustus-September 220 dosis. Untuk distribusi paling banyak itu anjing dan kucing dan beberapa kera. Vaksin tersebut didapat dari provinsi. Setiapbantuan itu sekitar 300-an. Tahun ini sekitar 700 vaksin,” ucapnya.

Baca Juga  Gubernur Arinal dan Riana Ramaikan Perayaan World Walking Day 2023

“Tahun ini untuk rabies vaksinnya cukup sulit, karena pada fokus di PMK baru rabiesnya dikejer september dan oktober ini,” bebernya.

Selain itu pihaknya bakal melakukan vaksinasi pada bulan pencegahan rabies di beberapa wilayah di Bandar Lampung.

“Kita akan ada vaksinasi serentak pada bulan Oktober. Syaratnya umur (hewan) sudah tiga bulan, sehat, tidak hamil dan bisa dibawa untuk divaksin,” ucapnya.