Kasus Covid-19 di RI Naik Lagi! Presiden Prabowo Turun Tangan, Lampung Masih Nol Kasus tapi Siaga Penuh

Jakarta – Awan kelabu pandemi kembali menyelimuti Indonesia. Setelah cukup lama mereda, kasus Covid-19 kembali mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah pusat langsung merespons serius. Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Istana pada Selasa, 3 Juni 2025, untuk membahas kondisi terkini.

Pertemuan ini menjadi penanda bahwa pemerintah tak tinggal diam menyikapi tren peningkatan penyebaran virus yang mulai kembali merangkak naik.

“Meski ada peningkatan kasus, situasi masih terkendali dan belum separah negara-negara lain,” jelas Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Ia menambahkan, berdasarkan data sistem surveilans nasional, jumlah kasus positif masih tergolong rendah dan belum menunjukkan lonjakan ekstrem.


🛑 Lampung Belum Ada Kasus Positif, Tapi Gubernur Siapkan Langkah Pencegahan

Di tengah kenaikan kasus nasional, Provinsi Lampung mencatat belum ada laporan kasus positif Covid-19 hingga saat ini. Namun, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tak ingin kecolongan.

“Kami sudah instruksikan Dinas Kesehatan untuk melakukan berbagai macam aksi agar waspada terhadap peredaran Covid-19,” ujar Mirza, Rabu, 4 Juni 2025.

Terkait langkah strategis ke depan, Mirza menyebut masih akan meminta rekomendasi dari Dinkes Lampung untuk menentukan kebijakan yang tepat.

“Saya tanya rekomendasi Dinas Kesehatan,” ucapnya singkat.


📄 Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Waspada KLB

Sebagai bentuk kesigapan nasional, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen P2 Nomor SR.03.01/C/1422/2025. Isi surat tersebut mengingatkan:

  • Seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan,
  • Petugas medis untuk siaga menangani gejala infeksi pernapasan akut,
  • Masyarakat umum agar tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan dasar.
Baca Juga  Di Sinyalir Angkutan batu Bara Di Jalan Umum Kebiri Undang Undang Dan Aturan Pemerintah

📢 Imbauan untuk Warga: Jangan Panik, Tapi Tetap Waspada

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak mengabaikan kewaspadaan. Langkah-langkah seperti memakai masker di tempat umum tertutup, menjaga kebersihan tangan, serta melaporkan gejala flu atau demam ke fasilitas kesehatan tetap relevan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.