Mobil Dinas Way Kanan Adu Kambing dengan Bus, Pejabat Pemkab Terluka

Way Kanan — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera, Kampung Gedung Pakuan, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, pada Selasa malam (5/8/2025), sekitar pukul 19.20 WIB. Insiden ini melibatkan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Way Kanan dengan sebuah bus penumpang antarkota Putra Remaja.

Mobil dinas berjenis Toyota Rush dengan nomor polisi BE 1372 AFF, yang disebut-sebut dikemudikan oleh Reynaldi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setdakab Way Kanan, bertabrakan keras secara frontal dengan bus yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras di jalur padat tersebut menyebabkan Reynaldi mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Kamino Baradatu untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  Biaya PTSL Melonjak Tiga Kali Lipat, Diduga Kasus Pungli Kampung Sukamaju Way Kanan dimediasi

Menurut keterangan sementara yang dihimpun di lokasi, kecelakaan diduga akibat salah satu kendaraan keluar jalur dan masuk ke arah berlawanan. “Seperti adu kambing,” ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya. Belum diketahui pasti siapa yang lalai dalam insiden ini, dan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab utamanya.

Polres Way Kanan dan Polsek Baradatu bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengurai kemacetan yang sempat terjadi akibat tabrakan tersebut. Jalan Lintas Sumatera memang dikenal sebagai jalur padat dan rawan, terutama saat malam hari.

Baca Juga  Setubuhi Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Rebang Tangkas Diringkus Polisi

Mobil dinas Pemkab Way Kanan tampak ringsek di bagian depan, sementara bus Putra Remaja juga mengalami kerusakan namun tidak dilaporkan ada korban dari pihak penumpang bus.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Way Kanan belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi terkini Reynaldi maupun status penggunaan kendaraan dinas dalam aktivitas pribadi di luar jam kerja.

Masyarakat diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur nasional ini, terutama mengingat tingginya frekuensi kecelakaan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.(***)

Baca Juga  Kemendagri Ingatkan Pemda Berhati-hati Dalam Pengadaan Barang dan Jasa