WAYKANAN,PUWAREPOS – Enam hari dinyatakan hilang, ahirnya Siti Khotimah (31) dan anaknya Diki Saputra (41), warga Lampung Barat yang dinyatakan hilang di tengah kebun kopi Lampung Jukuh Batu, ahirnya ditemukan oleh team pencari dari BPBD Way Kanan, SAR Polda Lampung, Rabu 15 Maret 2023.
Kedua korban ditemukan oleh tim gabungan di lereng Lawang Agung Kampung Juku Batu, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan.
Kedua korban ibu dan anak itu ditemukan dalam kondisi berpelukan di lereng Lawang Agung pada pukul 12.00 WIB dan langsung dievakuasi ke rumah duka sekitar jam 14.00 WIB.
Informasi tersebut diungkapkan Kepala Kampung Juku Khoirin.
Saat ditemukan tim gabungan, Khotimah (31) tampak memangku dan memeluk anaknya M. Diki Saputra (4) yang tertimbun oleh longsor kurang lebih sekitar 8 meter.
Dari keterangan ahli musibah korban ibu dan anak akan dimakamkan di tempat keluarganya, di Lampung Barat.
Diterangkan, bencana tanah longsor yang menewaskan ibu dan anak tersebut terjadi pada Jumat, sekitar pukul 14.00 WIB.
Di mana saat itu kedua korban bersama ibu mertuanya, Sumiyati (55), sedang memanen buah kopi di Kampung Juku Batu, Kecamatan Banjit.
Sumiyati berhasil selamat sedangkan kedua korban yang merupakan warga Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat diduga tertimbun material longsoran.
Data mencatat, dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Way Kanan terdapat 9 kecamatan yang sangat rawan akan bencana alam, khususnya bencana banjir dan tanah longsor.
Antara lain, Kecamatan Banjit, Rebang Tangkas, dan Kasui untuk tanah longsor. Sementara Kecamatan Blambangan Umpu, Negeri Agung, Pakuan Ratu, Negara Batin, Negeri Besar, dan Bauga sangat rawan akan bencana banjir. *

Selengkapnya
Lemah Pengawasan, Proyek Jalan Rp17 Miliar di Way Kanan Rusak Hanya Setahun Usai Dibangun
Temuan BPK RI! Proyek Jalan Rp 17 M Diduga Gagal Akibat Lemahnya Pengawasan PUPR Way Kanan
Warga Way Kanan Geger, Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka Lebam Diduga Korban Pembunuhan