Blambangan Umpu — Dugaan kelangkaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan solar mulai dirasakan masyarakat di sejumlah kecamatan di Way Kanan. Kondisi tersebut bahkan dikeluhkan warga hingga pelajar karena berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari.
Seperti di wilayah Banjit dan Negara Batin, harga BBM eceran dilaporkan melonjak hingga Rp14 ribu per liter. Kenaikan itu dinilai semakin membebani masyarakat di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
Masyarakat pun meminta DPRD Way Kanan dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan segera turun tangan mengatasi persoalan kelangkaan BBM yang terjadi di desa-desa.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Way Kanan, Candera, membenarkan adanya kelangkaan BBM di sejumlah wilayah yang menyebabkan harga di tingkat pengecer mulai naik.
Menurutnya, kelangkaan terjadi karena beberapa SPBU di Kabupaten Way Kanan belum dapat beroperasi menjual BBM bersubsidi akibat masih mengalami kerusakan.(eeng)

Selengkapnya
Ironis! Pernah Jadi Kebanggaan, Kini Kafe Pelangi Way Kanan Sepi dan Tak Terawat
Pemkab Way Kanan Jemput Dukungan Pusat, Bahas Penguatan Fiskal Daerah di Kemendagri
PT Pesona Sawit Makmur Bungkam Soal Legalitas, Diduga Ada Pembiaran dari Pemerintah?