BANDARLAMPUNG, PUWAREPOS.COM – Hewan kurban sebanyak 900 sapi dan 3.000 ekor kambing yang dipantau oleh Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, dipastikan bebas dari cemaran penyakit khususnya Lumpy Skin Disease (LSD).
Hal itu dijamin oleh Kepala Dinas Pertanian Bandar Lampung, Agustini. Ia mengklaim, pihaknya melakukan pemantauan hewan kurban dari sebelum Idul Adha sampai hari H Idul Adha.
Hasilnya dari pantauan 94 lapak yang dimonitor di 20 kecamatan Kota Bandar Lampung, hasilnya negatif penyakit berbahaya pada hewan kurban.
“Dari 90 lapak, itu sebenarnya 100 lebih, tapi karena petugas kita terbatas 94 itu sapinya sekitar terpantau 900 sapi, kambing 3000 alhamdulillah tidak ada yang terkena penyakit membahayakan,” kata Agustini, Jumat, 30 Juni 2023.
Agustini menambahkan bahwa ada dua ekor hewan kurban yang ditemukan mengalami diare. Hal itu menurutnya karena pengaruh perjalanan hewan kurban.
“Alhamdulilah nggak ada penyakit LSD, nggak ada penyakit PMK. Lalu yang diare kita kasih obat,” ungkapnya.
Ia mengklaim stok vaksin LSD sudah tersedia di Bandar Lampung. Namun karena masih suasana lebaran Idul Adha pemberian vaksin distop sementara.
Hal itu dikarenakan hewan kurban yang akan disembelih tidak boleh melakukan vaksinasi dalam waktu terdekat, minimal 1 bulan sebelum pemotongan. **

Selengkapnya
Warga Way Kanan Geger, Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka Lebam Diduga Korban Pembunuhan
Disdikbud Lampung Larang Sekolah Pecat Guru Honorer R4: “Mereka Masih Sangat Dibutuhkan!”
Kapolda Lampung Buka Seminar Nasional RUU KUHAP di Unila: Transformasi Hukum Menuju Keadilan Humanis