Harimau Makan Korban, Kadishut Lampung Imbau Masyarakat Tetap Waspada

PUWAREPOS.COM – Soal Harimau yang meresahkan Masyarakat Lampung Barat khususnya di sekitar Taman Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah mengatakan jika saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan TNBBS bersama KPH.

Diketahui sebelumnya sudah ada dua korban meninggal dunia masyarakat Lampung Barat akibat dari serangan Harimau tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan teman-teman BKSDA dan TNBBS. Dari KPH pun ikut turun untuk melalukan sosialisasi. Jadi membatasi aktivitas masyarakat di talang-talang kemudian kalo ada hewan ternak untuk diselamatkan keluar,” kata Yanyan Ruchyansyah saat diminta keterangan, Selasa 27 Februari 2024.

Baca Juga  Doa Akhir Tahun untuk Menyambut Tahun Baru 2023, Catat ya !

Yanyan mengatakan hasil rapat bersama yang sudah disepakati sebelumnya yaitu kembali melalukan sosialisasi ke masyarakat untuk menghentikan aktivitas yang ada dikawasan dan berdasarkan perintah Dirjen untuk menangkap Harimau tersebut.

“Jadi sudah diperintahkan dievakuasi dan pemilihan relokasi belum ditentukan,”jelasnya.

Lanjutnya saat ini pihaknya bersama BKSDA memasang jebakan kandang trap dan kamera perangkap guna menangkap harimau yang meresahkan tersebut.

Kandang jebak 2 unit yang sudah berada di lokasi dengan satu kandang jebak satu ekor kambing dan Posisi kandang 10 kilo dari pos pengawasan Bumi hantatai dengan jarak 1 km antar kandangnya,” jelas .

Baca Juga  Jual Pupuk Subsidi di Atas HET, Kios Terancam Dicabut Izinnya hingga Dipidana 20 Tahun Penjara

“Informasi kemaren Harimau nya sudah bergerak tidak disitu lagi kemungkinan Harimau nya berada 3 sampai 4 kilo dari Bumi Hantatai diperkirakan ke arah Pekon Tembelang dan kandang jebak hari ini dipindahkan,”sambungnya.

Saat ditanya soal berita beredar bahwasanya Harimau tersebut merupakan lepasan, Yanyan pastikan itu tidak benar.

“Kita pastikan itu bukan harimau lepasan. Pelepasan terakhir pada tahun 2014 di tambang belimbing jadi lebih dari 10 tahun lalu,di pastikan saat ini tidak ada pelepasan liar,” pungkasnya.*

Baca Juga  Bupati Ayu Asalasiyah Buka Operasi Pasar Murah Bersubsidi Kabupaten Way Kanan di Bahuga