DPP PAN Putuskan Resmen dan Galang Sebagai Bakal Wabup Way Kanan

Way Kanan – Di Way Kanan, panggung kekuasaan belum sepenuhnya tenang. Setelah kepergian Bupati Ali Rahman, waktu seolah berhenti sejenak, menyisakan kekosongan yang tak hanya bersifat administratif, tetapi juga emosional. Kini, satu pertanyaan menggantung di udara: siapa yang pantas mendampingi Ayu Asalasiyah, sang wakil yang naik takhta?

Jawabannya mulai terlihat ketika Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mengusulkan dua nama: Resmen Kadapi, sang rival lama, dan M. Galang Putra Rahman, pewaris darah pemimpin yang telah berpulang.

Baca Juga  Raden Adipati Surya satu satunya Penerima Anugerah Dwija Praja Nugraha di Propinsi Lampung Sejak PGRI Berdiri 78 Tahun lalu

Surat bertanggal 16 Juni 2025 dengan nomor PAN/A/KU-SJ/114/VI/2025, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen Eko Hendro Purnomo, menjadi penanda bahwa pertandingan belum usai. Dalam surat itu, DPP PAN memerintahkan seluruh struktur partai—dari tingkat provinsi hingga fraksi di DPRD Way Kanan untuk satu barisan: memenangkan kandidat yang akan diusung.

Tak sembarangan, keputusan ini disebut telah melalui serangkaian pertimbangan matang: mulai dari rekomendasi DPW PAN Lampung pada 10 Juni hingga usulan dari DPD Way Kanan yang sudah disampaikan sejak April. Artinya, ini bukan sekadar politik praktis, melainkan bagian dari strategi panjang untuk mengisi kekosongan yang telah lama menggantung.

Baca Juga  Seishin Judoka Club Sabet Juara Umum Kapolda Cup 2025: Bukti Dominasi di Matras Judo Lampung

Yang menarik, Galang, anak sulung almarhum Ali Rahman, bukan hanya membawa nama besar ayahnya, tetapi juga simpati publik yang belum padam. Di sisi lain, Resmen Kadapi, yang dulu berdiri sebagai penantang, kini ditawarkan kesempatan kedua: bukan untuk merebut, tapi mungkin untuk berdampingan.

Namun publik tahu, kekuasaan tak pernah sederhana. Apakah ini jalan damai politik Way Kanan, atau justru pembuka babak baru dari persaingan lama?

Satu hal yang pasti, kursi Wakil Bupati Way Kanan kini tak lagi sekadar kosong. Ia menjadi medan tafsir, tarik-menarik kepentingan, dan cermin arah masa depan kabupaten ini.(sp/as)

Baca Juga  Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Buka Kegiatan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik