Tokoh Adat Akan Menghadap Bupati, Tanah Kami Dirusak, Sampai Kapan Diam?

Way Kanan — Pemandangan mencekam terus menghantui areal PTPN 7 Blambangan Umpu. Puluhan alat tambang ilegal (TI) bekerja siang dan malam, menggerus tanah ulayat yang dulu sakral, kini menjadi ladang perusakan yang tak tersentuh hukum. Ironisnya, aparat penegak hukum dan pihak PTPN 7 disebut-sebut hanya diam menyaksikan—bahkan terkesan tutup mata.

Kemarahan mulai membuncah. Pemerintah Kabupaten Way Kanan pun akhirnya angkat suara. Bupati Way Kanan dijadwalkan akan bertemu dengan empat tokoh adat Blambangan Umpu, termasuk Pangeran Blambangan, dalam pertemuan khusus pada Selasa (22/7/2025) mendatang.

Baca Juga  Polres Way Kanan  Gelar Rakor Lintas Sektoral, Kesiapan Operasi Lilin Krakatau

“Kami tidak bisa membiarkan tanah ulayat rakyat dirusak begitu saja. Bupati akan duduk bersama para tokoh adat membahas kelalaian PTPN 7 dalam menjaga tanah yang mereka kelola,” ungkap Sekda Way Kanan, Arie Anthony Thamrin, Sabtu, melalui seluler pribadi miliknya (20/7/2025).

Nada kekecewaan lebih tegas datang dari tokoh adat Kampung Bujung, Ahmad Rosadi gelar Raja Puncak, yang menyebut aktivitas TI sebagai bentuk penghinaan terhadap masyarakat adat dan pemerintah daerah.

“Kalau pemerintah dan aparat penegak hukum terus diam, maka kami anggap ini pembiaran! Tanah kami dijarah, lingkungan hancur, negara dirugikan dan Way Kanan tercoreng,” tegas Pangeran Blambangan.

Baca Juga  Ingat, Sanksi Menanti Penyelenggara Pemilu Nakal

Hingga berita ini diturunkan, pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas TI masih berlangsung tanpa hambatan. Deru mesin, tumpukan tanah, dan lalu lalang kendaraan berat menjadi simbol lemahnya penegakan hukum di negeri sendiri. APH dari unsur TNI maupun Polri belum menunjukkan langkah konkret, meskipun isu ini telah menggelegar ke ruang-ruang publik.

Masyarakat pun bertanya, Siapa sebenarnya yang bermain di balik tambang ilegal ini?
Dan lebih penting lagi, apakah negara benar-benar hadir di Way Kanan?.(Eng/ZP tim)

Baca Juga  Menyambut Natal, Polresta Bandar Lampung Mengadakan Bakti Sosial