LAMTENG,PUWAREPOS – Warga Kampung Buyut Ilir, Gunungsugih, Lamteng menghadang dan mengepung aparat kepolisian saat hendak menangkap terduga bandar sabu.
Menurut Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya insiden itu terjadi pada Jumat (10/2) malam.
Saat itu, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah sedang melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku penyalahgunaan narkoba yakni HI alias Ayi (31), RP alias Pur (29) dan AR alias Iyus (24).
“Saat akan membawa para pelaku dan barang-bukti, petugas diadang oleh ratusan massa yang anarkis,” kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.
Saat diadang itu, kata Doffie, anggotanya terjebak di lingkungan kampung karena ratusan massa memblokade akses jalan di kampung tersebut menggunakan tumpukan kayu dan batu.
Dalam kejadian itu, para pelaku juga memprovokasi massa untuk menyerang petugas, agar tiga orang pelaku bisa dilepaskan, dengan melempari polisi menggunakan kayu dan batu.
Massa yang terprovokasi akhirnya melakukan penyerangan hingga menyebabkan empat unit mobil petugas rusak dan massa yang anarkis juga menggulingkan satu unit mobil petugas.
“Melihat massa yang anarkis terus menyerang dan merusak kendaraan yang digunakan anggota di bawah pimpinan Kasat Narkoba Polres Lamteng AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, kemudian meminta bantuan ke Mako Polres Lampung Tengah,” ujarnya.
Doffie menjelaskan, pihaknya juga turun langsung ke lokasi untuk memimpin dalam upaya meredam massa yang anarkis. Setelah dilakukan berbagai upaya, ratusan massa itu akhirnya bisa diredam.
“Dengan melakukan pendekatan persuasif dan memberikan penjelasan, akhirnya mereka memahami, bahwa ini murni pidana penangkapan tersangka pengedar narkoba,” terangnya.
“Akhirnya pelaku beserta barang bukti berhasil kami amankan ke Mapolres Lampung Tengah guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” sambungnya.
Dalam penangkapan itu, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1,04 kilogram yang disimpan para pelaku di kandang sapi.
Sebelumya beredar video di media sosial yang memperlihatkan anggota polisi diadang massa yang anarkis saat tengah melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba di Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, pada Jumat (10/2) malam.
Selain mengadang petugas, massa yang anarkis bahkan melempar batu dan kayu serta merusak kendaraan yang dikendarai petugas sampai terguling di tengah kerumunan massa. Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, baik petugas maupun massa yang anarkis.

Selengkapnya
Lemah Pengawasan, Proyek Jalan Rp17 Miliar di Way Kanan Rusak Hanya Setahun Usai Dibangun
Temuan BPK RI! Proyek Jalan Rp 17 M Diduga Gagal Akibat Lemahnya Pengawasan PUPR Way Kanan
Warga Keluhkan Jalan Provinsi Baradatu–Banjit Rusak Parah, Minta Gubernur Terpilih Segera Bertindak