“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan metodologi karena ada beberapa kemungkinan. Bisa dari faktor makanan, air, ataupun cara pengolahan yang kurang higienis di dua tempat tersebut,” ujarnya.
Dari beberapa sampling tersebut, lanjut Amir, akan dilakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa keracunan massal tersebut seperti yang dilansir media seblang.com
“Apa terjadi saat makan siang di Alas Purwo atau saat makan malam di Hotel Ketapang Indah. Karena sebagian ada yang sudah merasakan gejala keracunan setelah di Alas Purwo, tergantung ketahanan tubuh masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, pihak kepolisian Polresta Banyuwangi pun turun tangan melakukan penyelidikan peristiwa keracunan massal ini. “Kita sudah ambil sampling muntahan para korban dan makanan untuk dilabfor di Bondowoso. Akan kita tindak lebih lanjut jika hasil lab sudah keluar,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarnapraja.*Puwarepos

Selengkapnya
KABAR GEMBIRA! THR Pensiunan PNS Cair, Catat Tanggalnya
Kuota Haji Lampung Bertambah 284 Orang, Total Jadi 7.253 Jemaah
Momen Prabowo Subianto Kenakan Topi Adat Dayak, Disambut Ribuan Orang