Ratusan Juta Dana APBD untuk Ikon Way Kanan, Kini Ditinggalkan dan Tak Terawat

BLAMBANGAN UMPU – Sejumlah warga menyoroti kondisi salah satu ikon Kabupaten Way Kanan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fasilitas publik yang seharusnya menjadi wajah ibu kota kabupaten itu kini justru terkesan terbengkalai dan tidak terawat, meski belum genap satu tahun selesai dibangun.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menilai Pemerintah Kabupaten Way Kanan, khususnya Bupati Way Kanan, terkesan tidak peduli terhadap keberlanjutan aset daerah yang dibangun dengan uang rakyat.

Baca Juga  Tilang Manual Diterapkan Lagi, Ini dia Pelanggaran yang Akan Ditindak Polisi, Catat Baik-baik!

“Ini dibangun pakai APBD, uang masyarakat. Tapi sekarang sudah terlihat kumuh, ditumbuhi ilalang. Padahal belum setahun,” tegasnya.

Pantauan wartawan di lokasi menunjukkan kondisi Taman Riya Kudu yang digadang-gadang sebagai salah satu ikon Kota Blambangan Umpu dipenuhi rumput liar dan semak belukar. Kondisi tersebut tidak hanya merusak estetika, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bagi pengunjung, terutama pada malam hari karena dikhawatirkan menjadi sarang ular.

Tak hanya itu, kawasan taman juga tampak gelap gulita. Sejumlah fasilitas pendukung seperti lampu penerangan dilaporkan rusak dan tidak berfungsi, sementara petugas keamanan tidak terlihat berjaga. Situasi ini membuat taman yang seharusnya menjadi ruang publik justru terkesan ditinggalkan.

Baca Juga  Bupati Ayu Asalasiyah, S.Ked., mengikuti Jalan Sehat sekaligus menutup Festival Literasi Kabupaten Way Kanan

Ironisnya, taman tersebut disebut sebagai satu-satunya ikon ruang terbuka publik di ibu kota Kabupaten Way Kanan, dengan anggaran pembangunan yang mencapai ratusan juta rupiah.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait komitmen pemerintah daerah dalam merawat aset publik. Warga menilai pembangunan fisik tanpa diiringi perawatan dan pengawasan hanya akan menjadi pemborosan anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Way Kanan terkait kondisi dan rencana perawatan taman tersebut.(eeng)

Baca Juga  Polresta Bandar Lampung Tanggap Bencana Alam, Gelar Apel Sarana dan Prasarana