Diduga Lakukan KDRT, Seorang Warga Diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Way Kanan

WAYKANAN, PUWAREPOS.COM – Seorang Warga di Kampung Air Ringkih Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan, inisial HI (45) harus berurusan dengan Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Satreskrim Polres Way Kanan. lantaran diduga melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) terhadap istrinya. Minggu (02/07/2023).

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasat Reskrim AKP Andre Try Putra mengungkapkan kekerasan itu terjadi pada hari Minggu, 16-04-2023 sekitar pukul 19:00 WIB, di salah satu rumah di Kampung Air Ringkih Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga  Buka Pendidikan Politik Bagi Pengurus Parpol Tahun 2023, Bupati Adipati Sampaikan Tujuan Pemilu

Menurut keterangan korban, kekerasan itu terjadi lantaran korban dan HI (suami korban) sedang memperdebatkan masalah HI dilarang membantu mantan istri terlapor.

Lalu korban menangis dan HI menyuruh korban diam, karena korban tidak mau diam HI memukul pipi korban sebanyak dua kali lalu menyeret tubuh korban keluar dari kamar mandi.

Selanjutnya pada pukul 23:00 WIB korban hendak di bawa oleh HI untuk dikembalikan ke rumah orang tua korban namun dalam perjalanan di daerah Kasui terjadi keributan kembali
dan korban kembali di aniaya oleh HI pada bagian bahu dan leher.

Baca Juga  Rumah Penampungan Pekerja Migran Ilegal Ternyata Milik Anggota Polisi

Merasa tidak senang Dahlia (33) akhirnya melaporkan kejadiannya ke Polsek Rabang Tangkas Polres Way Kanan hingga akhirnya pelaku ditangkap pada hari Senin, 26-06-2023 jam 19:00 WIB di Kampung Air Ringkih Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan oleh Unit PPA Satreskrim Polres Way Kanan tanpa disertai perlawanan dan masih dimintai keterangan oleh penyidik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Atas kasus tersebut, pelaku dapat dijerat pasal 44 ayat 1 UU RI NO.23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman 5 tahun penjara. “ Ungkap Kasat.rED

Baca Juga  Warga Dusun 1 Gunung Sangkaran Keluhkan Jalan Rusak Parah, Sudah 4 Kali Ganti Bupati Tak Pernah Tersentuh Perbaikan