Puluhan Wartawan di Banyuwangi Keracunan Massal

PUWAREPOS.COM,NASIONAL- Puluhan wartawan yang mengikuti kegiatan Bicara Bareng Media (BBM) Bank Indonesia di Banyuwangi keracunan massal, Senin (12/12/2022).

Mereka mengalami mutah dan diare akut setelah memakan santapan makanan saat mengikuti serangkaian kegiatan acara di Bumi Blambangan

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, membenarkan peristiwa ini. “Kurang lebih ada 35 orang yang diduga keracunan makanan. Mereka rata-rata mengeluh gejala keracunan, seperti sakit perut, mutah dan diare pada Senin dinihari tadi,” kata Amir kepada wartawan.

Baca Juga  Serikat UMKM: 6,5 Juta Pelaku UMKM Di Indonesia Siap Mendukung Bang Sandi Menjadi Capres 2024

“Saat ini, masih ada yang sedang diobservasi di RSUD Blambangan dan RS Yasmin. Sebagian juga sudah ada yang diperbolehkan pulang karena tidak terlalu parah,” imbuhnya

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, membenarkan peristiwa ini. “Kurang lebih ada 35 orang yang diduga keracunan makanan. Mereka rata-rata mengeluh gejala keracunan, seperti sakit perut, mutah dan diare pada Senin dinihari tadi,” kata Amir kepada wartawan.

“Saat ini, masih ada yang sedang diobservasi di RSUD Blambangan dan RS Yasmin. Sebagian juga sudah ada yang diperbolehkan pulang karena tidak terlalu parah,” imbuhnya.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 7,5 di Maluku Hancurkan Bangunan Rumah dan Sekolah, BMKG: Waspada Gempa Susulan!

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, membenarkan peristiwa ini. “Kurang lebih ada 35 orang yang diduga keracunan makanan. Mereka rata-rata mengeluh gejala keracunan, seperti sakit perut, mutah dan diare pada Senin dinihari tadi,” kata Amir kepada wartawan.

“Saat ini, masih ada yang sedang diobservasi di RSUD Blambangan dan RS Yasmin. Sebagian juga sudah ada yang diperbolehkan pulang karena tidak terlalu parah,” imbuhnya.

Sebelum keracunan, kata Amir, mereka ini menyantap makanan di destinasi wisata Alas Purwo dan Hotel Ketapang Indah pada hari Minggu (11/12/2022).

Baca Juga  Tanggapi Penangkapan Tersangka Korupsi, Presiden: KPK Sudah Punya Fakta dan Bukti