Way Kanan — Sorak sorai pecah di Gedung Serba Guna LUPEGA, Sabtu pagi (21/06/2025). Tak sekadar suara kok yang melesat cepat di udara, tapi juga semangat persatuan, keringat perjuangan, dan riuh persaudaraan mewarnai pembukaan Turnamen Minton Series Bhayangkara 2025 Se-Kabupaten Way Kanan.
Di tengah atmosfer hangat Hari Bhayangkara ke-79, Polres Way Kanan menghadirkan momentum berbeda. Kali ini bukan operasi pengamanan, tapi gebrakan raket-raket bulutangkis yang menggema di bawah atap kebanggaan LUPEGA akronim dari nama Lusiyanto, Petrus, dan Ghalib, yang kini menjelma jadi simbol pergerakan olahraga.
Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang, Dandim 0427 Letkol Inf. Aan Fitriadi, Danlanudad Gatot Subroto Kolonel Cpn. I. Putu Arry PB Pratuana, Kadispora Taufik Hidayatno, hingga Ketua KONI Agus Runcik, Ketua PBSI H. Hermansyah, serta pimpinan BRI Cabang Blambangan Umpu turut hadir menjadi saksi sejarah kecil—di mana bulutangkis menjadi jembatan sinergi antar institusi dan masyarakat.
“Turnamen ini bukan sekadar laga, ini tentang silaturahmi, sportivitas, dan semangat Bhayangkara untuk masyarakat,” ujar Kapolres dengan penuh semangat.
Tak main-main, animo peserta membeludak hingga mencapai 80 pasangan, dibagi dalam dua kategori: ganda U-80 (usia di atas 40 tahun) dan ganda umum (usia di bawah 40 tahun). Meski harus dibatasi karena keterbatasan ruang dan waktu, semangat para peserta tak pernah surut. Bahkan Kapolres berjanji akan menggelar turnamen serupa secara rutin, “asal ada sponsor.”
Lebih dari sekadar hadiah berupa medali, piagam, uang pembinaan, raket, sepatu, dan perlengkapan lainnya, turnamen ini membawa harapan: lahirnya atlet-atlet berbakat dari Way Kanan yang mampu menembus level provinsi hingga nasional.
“Kami harap PBSI, KONI, dan Pemda dapat melakukan pembinaan. Kalau ada bibit unggul, tolong dukung maksimal,” tegas Kapolres.
Apresiasi juga datang dari Ketua KONI, Ipda Agus Runcik. “Terima kasih Pak Kapolres, karena sudah mendorong olahraga di daerah. Mudah-mudahan turnamen ini jadi titik tolak kejayaan bulutangkis Way Kanan ke depan,” ujarnya penuh haru.
Dalam atmosfer yang penuh semangat dan keakraban, suara-suara kok yang menyentuh lantai menjadi irama semangat Bhayangkara yang tak hanya menjaga negeri, tapi juga menyehatkan negeri lewat olahraga. Polri untuk Masyarakat. Dari raket untuk rakyat. Dari bulutangkis, lahir kebersamaan yang tak ternilai.(sp/zp/as)

Selengkapnya
Bupati Way Kanan Tak Main-main, Tambang Ilegal di PTPN 7 Digempur Kembali!
Peninggalan Era Tamanuri Terancam Roboh, Warga Minta Pemerintah Cepat Tanggap
Razia Tambang Ilegal di Blambangan Umpu, Pemkab Way Kanan Turun Tangan Didukung Aparat Penegak Hukum