Pencarian Berakhir Duka, Alvi Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut 10 Kilometer di Sungai Way Kanan

WAY KANAN – Harapan keluarga untuk menemukan Alvi (8) dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Setelah dilakukan pencarian intensif selama berjam-jam, bocah laki-laki yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Way Kanan, Kampung Negara Ratu, Kecamatan Pakuan Ratu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (10/6/2026) sore.

Korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB di aliran Sungai Way Kanan yang melintasi Kampung Negara Batin, Kecamatan Negara Batin. Jarak lokasi penemuan diperkirakan mencapai sekitar 10 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Penemuan Alvi mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan, aparat kampung, serta ratusan warga yang turut membantu menyisir aliran sungai sejak korban dinyatakan hilang.

Baca Juga  Tongkat Komando Komandan Kodim 0427/Way Kanan Diserah terimakan

Suasana haru menyelimuti lokasi saat jasad korban berhasil dievakuasi dari aliran sungai. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah langsung dibawa menuju rumah duka menggunakan ambulans untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Komandan Regu Tim SAR BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan bahwa korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai hingga ke wilayah Kecamatan Negara Batin.

“Kami mengonfirmasi bahwa korban atas nama Alvi berhasil ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB. Korban ditemukan di wilayah Kampung Negara Batin, Kecamatan Negara Batin, sekitar 10 kilometer dari lokasi awal korban tenggelam. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama Tim SAR BPBD, aparat kampung, dan masyarakat yang terus melakukan pencarian tanpa henti,” ujar Leo Saputra.

Menurutnya, medan pencarian yang cukup berat dan arus sungai yang terus bergerak menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan. Namun berkat koordinasi yang baik dan dukungan masyarakat, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Baca Juga  Raden Adipati Surya satu satunya Penerima Anugerah Dwija Praja Nugraha di Propinsi Lampung Sejak PGRI Berdiri 78 Tahun lalu

Di sisi lain, suasana duka mendalam menyelimuti kediaman orang tua korban, Ali Kusno (38), di Kampung Negara Ratu. Tangis keluarga pecah saat jenazah Alvi tiba di rumah duka.

Meski diliputi kesedihan, pihak keluarga mengaku telah menerima musibah tersebut dengan penuh keikhlasan.

Mewakili keluarga besar, Ali Mansur menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama korban dinyatakan hilang.

“Kami sekeluarga sudah ikhlas menerima takdir ini dan menganggapnya sebagai ujian dari Allah SWT. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR BPBD, aparat kampung, dan seluruh masyarakat yang telah membantu mencari Alvi hingga akhirnya ditemukan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga  Plt. Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Sholat Idul Adha Bersama Warga Kampung Karya Jaya

Pihak keluarga juga memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan memilih segera melaksanakan proses pemakaman.

“Demi kelancaran pemulasaraan jenazah dan agar almarhum bisa segera dimakamkan, keluarga sepakat menolak dilakukan autopsi,” tambahnya.

Pada malam harinya, Alvi langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Negara Ratu, Kecamatan Pakuan Ratu, diiringi doa dan isak tangis keluarga serta warga yang turut mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun area perairan lainnya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(eng)