Tampak Mesra, Erick Revitalisasi Warisan Soekarno Bersama Megawati

PUWAREPOS – Menteri BUMN, Erick Thohir kembali merevitalisasi warisan Bung Karno, setelah Sarinah kini Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata di Sanur, Bali. Erick Thohir datang bersama Megawati Soekarno Putri ke kawasan tersebut, Senin (16/1).

Momen peninjauan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan dan Pariwisata di Sanur itu menunjukkan semakin mesranya hubungan kedua tokoh nasional itu.

Terlebih upaya mentransformasi kawasan wisata Sanur ini merupakan upaya revitalisasi kedua yang dilakukan Erick Thohir terhadap warisan Soekarno yang membangun ikon pariwisata di Bali itu pada tahun 1963 demi memajukan Indonesia di panggung wisata internasional.

Baca Juga  Shin Tae Yong Marah, Presiden Jokowi : Bola Itu Bundar

Sebelumnya, Menteri BUMN juga mengubah Pusat Perdagangan Sarinah yang dibangun Bung Karno tahun 1962 dan kini menjadi tempat kolaborasi para pelaku ekonomi kreatif sekaligus sebagai pusat UMKM nasional.

Kunjungan ke Sanur ini tampaknya menjadi salah satu wujud kepercayaan Megawati terhadap upaya transformasi yang dilakukan Erick Thohir atas berbagai warisan Soekarno yang sebelumnya belum dioptimalkan. Erick Thohir sendiri kerap mengatakan dirinya adalah pecinta pemikiran Soekarno.

Kepercayaan Megawati akan terjaganya warisan Bung Karno terlihat dari antusias Presiden ke-5 itu saat mendengarkan paparan Erick Thohir tentang pengembangan kawasan KEK Sanur seluas 41,26 hektare.

Baca Juga  Erick Thohir Resmi Daftar Calon Ketua Umum PSSI, Bicara Nyali dan Bersih-Bersih

Di kawasan itu akan didirikan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dan klinik bertaraf internasional bekerjasama dengan rumah sakit terbesar di Amerika Serikat Mayo Clinic, revitalisasi Hotel Bali Beach atau Grand Inna Bali Beach (GIBB), convention center, ethnomedicinal botanic garden, dan commercial center untuk menampung UMKM.

“Saya pesan ke pak Erick agar kawasan Sanur ini di tata ulang seperti zaman Bung Karno. Termasuk juga di bidang kesehatan, dengan menjaga kekayaan tumbuhan Indonesia yang banyak tanaman obat natural,” ujar Megawati.*red

Baca Juga  Gugat KPU Ke PTUN, Partai Masyumi Minta KPU Cabut Keputusan KPU RI Nomor 518 Tahun 2022